Masjid Al Markaz Makassar Siapkan 1.200 Porsi Buka Puasa Setiap Hari

Kamis, 19 Februari 2026 | 09:01:58 WIB
Masjid Al Markaz Makassar Siapkan 1.200 Porsi Buka Puasa Setiap Hari

JAKARTA - Masjid Al Markaz Al-Islami, yang merupakan salah satu ikon kota Makassar, Sulawesi Selatan, memiliki komitmen kuat untuk mendukung umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. 

Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, masjid ini berencana untuk menyediakan sekitar 1.200 porsi hidangan berbuka puasa setiap harinya. 

Ini menjadi bagian dari upaya masjid dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi umat yang menjalankan ibadah puasa di tengah kesibukan aktivitas mereka.

Fokus Utama Penyediaan Hidangan Buka Puasa

Dalam upaya mendukung kelancaran kegiatan ibadah di bulan Ramadan, Masjid Al Markaz menyiapkan dapur khusus yang akan dikelola oleh tim internal. 

Tim ini telah dibentuk dengan baik untuk memastikan kualitas dan kelancaran setiap tahap dari penyediaan hidangan buka puasa. Sekretaris Panitia Amaliah Ramadan, Muannas, mengungkapkan bahwa setiap hari, tim dapur bekerja keras untuk menyiapkan 1.000 hingga 1.200 porsi makanan. 

Proses pengolahan dan distribusi hidangan dilakukan sepenuhnya oleh tim internal yang telah terlatih, dengan pengawasan yang ketat agar pelayanan yang diberikan bisa berjalan optimal. 

"Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan selama Ramadan dipersiapkan dengan matang, mulai dari pengolahan makanan hingga distribusi kepada jamaah," ujar Muannas.

Kegiatan penyediaan hidangan buka puasa ini tidak hanya berfokus pada jumlah makanan, tetapi juga pada kualitas dan keberagaman sajian yang disiapkan. Hal ini bertujuan agar setiap jamaah yang datang untuk berbuka bisa menikmati hidangan yang bergizi dan memuaskan, dengan suasana yang nyaman. 

Semua itu dilakukan untuk mendukung kelancaran ibadah dan memberikan pengalaman terbaik bagi para jamaah yang datang untuk berbuka puasa di masjid.

Agenda Ibadah dan Dakwah yang Terstruktur

Tidak hanya fokus pada penyediaan buka puasa, Masjid Al Markaz juga memperhatikan agenda ibadah dan dakwah selama bulan Ramadan. Muannas menjelaskan bahwa pihak masjid telah menyiapkan jadwal lengkap untuk kegiatan ibadah, termasuk shalat tarawih, subuh, dan dhuha. Untuk shalat tarawih, imam-imam yang akan memimpin shalat telah ditunjuk dengan cermat. 

Selain itu, dalam rangka memperkaya pengalaman spiritual umat, setiap malam, masjid ini juga menerapkan sistem satu malam satu juz dalam pelaksanaan shalat tarawih. Meski begitu, jamaah tetap diberikan pilihan untuk melakukan shalat tarawih sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat, dengan tujuan untuk menyelesaikan bacaan satu juz setiap malam.

"Pada 10 malam terakhir Ramadan, kami juga mengadakan kegiatan iktikaf, yang dimulai pada pukul 02.00 WITA hingga menjelang Subuh. Kegiatan ini akan dirangkaikan dengan ceramah, muhasabah, dan ibadah malam lainnya," tambah Muannas. Kegiatan ini bertujuan untuk lebih mendalamkan penghayatan spiritual dan meningkatkan ketakwaan para jamaah menjelang akhir Ramadan.

Bazar Ramadhan Sebagai Daya Tarik Masyarakat

Masjid Al Markaz juga menyelenggarakan Bazar Ramadan yang menjadi daya tarik bagi masyarakat setiap tahunnya. Selain sebagai tempat berbuka puasa, bazar ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan selama Ramadan, mulai dari takjil, makanan, hingga berbagai produk lainnya. 

Kegiatan bazar ini semakin mempererat hubungan sosial antar masyarakat serta memperkaya pengalaman umat dalam menjalankan ibadah puasa. 

Bazar Ramadan ini tidak hanya berfokus pada jual beli, tetapi juga merupakan wadah bagi masyarakat untuk berbagi kebahagiaan dan meningkatkan rasa saling peduli antar sesama umat.

Dengan tersedianya berbagai kegiatan yang mendukung kegiatan ibadah dan sosial, Masjid Al Markaz berharap dapat memberikan kenyamanan lebih kepada jamaah yang datang. 

Baik itu dalam bentuk hidangan berbuka puasa yang berkualitas, ibadah yang terstruktur, hingga bazar yang menjadi pusat interaksi sosial masyarakat, masjid ini berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitasnya demi kesejahteraan umat.

Pengamanan Ramadan yang Diperketat di Wilayah Makassar

Selain persiapan internal yang matang, Masjid Al Markaz juga menyadari pentingnya pengamanan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan umat selama bulan Ramadan. Seiring dengan semakin banyaknya umat yang datang untuk beribadah, pihak kepolisian juga turut serta dalam memastikan situasi aman dan kondusif. 

Keamanan selama Ramadan memang menjadi perhatian khusus, mengingat potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi, terutama pada malam hari.

Muannas menyebutkan bahwa dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan umat yang beribadah, masjid telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Polisi pun telah memetakan titik-titik rawan yang berpotensi mengganggu ketertiban, seperti lokasi balap liar dan penyalahgunaan narkoba. 

Dengan adanya patroli rutin dan pengamanan di titik-titik keramaian, diharapkan umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk tanpa gangguan.

Persiapan yang Matang untuk Menyambut Bulan Suci

Melalui semua persiapan yang dilakukan, baik di sisi penyediaan hidangan berbuka puasa, ibadah, hingga pengamanan, Masjid Al Markaz berupaya memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi umat yang melaksanakan ibadah selama bulan suci Ramadan. 

Tidak hanya itu, dengan adanya berbagai kegiatan tambahan seperti Bazar Ramadan dan penguatan sektor keamanan, masjid ini ingin memastikan bahwa setiap individu yang datang merasakan berkah dan kedamaian di bulan penuh ampunan ini.

Terkini

Permen ESDM Dorong Lifting Migas Nasional Tahun 2025

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:10:06 WIB

1000 Kopdes Merah Putih Rampung Dibangun Tahun Ini

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:10:03 WIB

Kereta Petani Pedagang Layani Ribuan Pengguna Jalur Merak

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:09:59 WIB

Transaksi UMKM Aceh Sumut Sumbar Tembus Jutaan Online

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:09:55 WIB

Pemerintah Bahas Pemberian Diskon Tarif Tol Lebaran 2026

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:09:51 WIB